Kata Makian dalam Tindak Tutur Ekspresif Mengkritik dan Menyalahkan Pada Film 12 Years A Slave karya Steve Mcqueen
DOI:
https://doi.org/10.1010/xjdcqz91Abstract
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kata makian (swear word) dalam tindak tutur ekspresif mengkritik dan menyalahkan pada film 12 Years a Slave karya Steve McQueen. Perbedaan status sosial antara orang kulit putih dan kulit hitam, serta perbudakan yang terjadi di Amerika Serikat pada abad ke-19 menjadikan terdapatnya banyak kata makian yang terdapat dalam tindak tutur ekspresif (tindak tutur yang merupakan ungkapan emosi dan perasaan penutur), khususnya dalam mengekspresikan kebencian diantaranya yaitu tuturan mengkritik dan menyalahkan. Penelitian ini menggunakan metode teknik kualilatif deskriptif dengan pendekatan sosiolinguistik. Berdasarkan teori Hughes (2006), peneliti menemukan ada empat bentuk kata makian yang terdapat di dalam tuturan mengkritik dan menyalahkan di dalam dialog film 12 Years a Slave, di antaranya yang berhubungan dengan animal sebanyak 25%, personal background sebanyak 25%, taboo, religion dan oath sebanyak 33%, dan racism sebanyak 17%.
References
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.