Klasifikasi Penamaan Obat Tradisional Masyarakat Bima: Kajian Antropolinguistik terhadap Leksikon Etnomedisin
DOI:
https://doi.org/10.1010/61qdcn74Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan klasifikasi penamaan obat tradisional masyarakat Bima di Desa Sondosia, Kabupaten Bima. Analisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropolingistik karena mengkaji leksikon etnomedisin terhadap penamaan obat tradisional yang dipengaruhi oleh budaya lokal. Data dalam penelitian adalah leskikon obat tradisional dengan sumber data yaitu masyarakat di Desa Sondosia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara, dengan bantuan dokumentasi berupa foto objek. Data dianalisis dengan teknik pilah unsur penentu (PUP) untuk mengidentifikasi dasar penamaan leksikon obat tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi penamaan obat tradisional masyarakat Bima di Desa Sondosia terdiri dari lima kategori, yaitu penamaan berdasarkan cara penggunaan obat, wujud obat, fungsi obat, rasa obat, dan kandungan obat.
Kata Kunci: Antropolinguistik, Etnomedisin, Leksikon, Masyarakat Bima
References
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.